Bertambah Lagi Beban Muhammadiyah

Fokus Minggu 31 Agustus 2008

Oleh Fachrul Rasyid HF

Berita Haluan Jumat, 29 Agustus 2008, berjudul “Dekat dengan Muhammadiyah, PMB Siap Masuk Arena, cukup menarik. Saat berkunjung ke Redaksi Harian Haluan Kamis lalu, Syahrudji Tanjung, Ketua Partai Matahari Bangsa (PMB), dulu Ketua PPP Sumatera Barat, mengatakan bahwa 19 dari pimpinan PMB Kota/Kabupaten di Sumatera Barat, adalah pimpinan Muhammadiyah.

Kehadiran PMB yang dideklrasikan di Sumatera Barat 27 Februari 2007 lalu itu tentu akan menambah panjang daftar partai yang kadernya dipasok atau berbasis pada Muhammadiyah. Sebelumnya, partai yang berbasis dan mengandalkan kader Muhammadiyah adalah PPP, PBB, PBR, PKS dan PAN.

Muhammadiyah tentu boleh berbangga karena partai-partai tersebut punya wakil di DPRD Padang dan provinsi Sumatera Barat. PBB punya 3 wakil di DPRD Padang dan 5 di provinsi. PPP punya 5 wakil di DPRD Padang dan 7 di provinsi. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) punya 11 orang wakil di DPRD Padang 7 wakil di DPRD provinsi dan PBR punya 3 wakil di DPRD di provinsi.

Seperti halnya PMB, sebelumnya PAN juga tumbuh dan besar dari Muhammadiyah, meski belakangan tak menyebut diri partai Muhammadiyah. Partai ini punya 9 wakil di DPRD Padang dan 10 di DPRD provinsi. Boleh jadi tak seluruh mereka berasal dari Muhammadiyah, namun sebagian besar kader partai tersebut jelas datang dan malah dibesarkan di lingkungan Muhammadiyah.

Tapi apakah kehadiran kader Muhammadiyah di sejumlah pengurus partai dan di legislatif itu membesarkan Muhammadiyah? Muhamadiyah di Sumatera Barat memang besar. Punya 107 cabang, 509 ranting. Aisyiah 86 cabang dan 246 ranting. Organisasi pemuda 80 cabang dan 118 ranting Nasyiatul Aisyiah, 84 cabang dan 118 ranting. Punya 21 organisasi ikatan mahasiswa Muhammadiyah dan 12 cabang perguruan silat Tapak Suci.

Disamping itu Muhammadiyah Sumatera Barat juga punya 160 Taman Kanak-kanak, 39 Madrasah Tsanawiyah, 16 Madrasah Aliyah. 14 SMP, 12 SMA, 5 SMK, sebuah SPK, sebuah PGTK, dan 6 Fakultas, 30 Panti Asuhanm sebuah rumah sakit dan dua poliklinik. Belum terhitung masjid dan mushalla yang menamakan diri Muhammadiyah. Juga belum diketahui, apakah Muhamamdiyah juga punya lembaga keuangan atau tidak.

Namun melihat lembaga pendidikan dan lembaga sosial Muhamamdiyah yang kini sebagian besar kondisinya tak menggembirakan, tampaknya banyaknya partai dan anggota legislatif yang berasal dari Muhammadiyah tak membesarkan Muhammadiyah. Kondisi Masjid Taqwa Muhammadiyah sebuah contoh lain.

Meski punya sejumlah anggota legislatif, dan bahkan Walikota Padang sendiri adalah Ketua PAN Padang, namun masjid sebesar itu seperti tak punya siapa-siapa. Seperti tak punya kekuatan politik untuk membersihkan halaman masjid tersebut dari terminal oplet pengganti terminal Goan Hoat yang berubah jadi pertokoan. Seolah tak seorang pun anggota dewan yang terhomat asal Muhammadiyah yang terusik kehormatannya ketika kepada kita dipertontokan bahwa pertokoan jauh lebih penting ketimbang masjid itu.

Seharusnya makin banyak orang yang lahir dan dibesarkan Muhammadiyah semakin banyak yang membesarkan dan melindungi organisasi dan lembaga-lembaga Muhammadiyah itu. Namun kenyatannya, justru sebaliknya. Karena itu tak berlebihan kalau makin banyak orang yang dibesarkan dan bersandar pada kebesaran Muhammadiyah makin berat beban dan penderitaan yang ditanggung organisasi kemasyarakat Islam itu.

Tampaknya sudah tiba saatnya bagi para penjaga “ibu” Muhammadiyah untuk melihat mana diantaranya yang “anak kandung”, “anak angkat” dan “anak pungut”. Mana anak yang masih setia memelihara dan melindungi kehormatan dan mana yang durhaka kepada ibunya. Mana yang dapat jadi tumpangan Muhammamdiyah dalam suka dan duka, dan mana yang menjadikan Muhammadiyah hanya sebagai tumpangan. Jika tidak, Muhammadiyah akan terus menangung malu karena hanya membesarkan “anak-anak” yang mempermalukan ibunya.(*)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: