Angin Segar Dari Dubai

Oleh Fachrul Rasyid HF
Refleksi Haluan 20 April 2008

Kamis dan Jumat (16 dan 17 April) lalu harian dan Kantor Berita Antara Padang secara bersamaan memberitakan kedatangan lima pengusaha asal Dubai, salah satu emirat/provinsi dari tujuh emirat di Republik Uni Emirat Arab itu. Rombongan dipandu Azmi Morsidi asal Malaysia.

Kelima pengusaha itu mempelajari kemungkinan berinvestasi di Padang. Antara lain objek wisata Gunung Padang/Pantai Air Manis, Pelabuhan Taluk Bayur, Terminal Bingkuang, dan Taman Raya Bung Hatta. Nanti akan mereka laporkan kepada Dubai Group atau Dubai World Invessment, group beranggotakan 150 pengusaha invesatsi di Dubai. Kata Azmi, mereka berniat berinvestasi di Padang senilai 300 milyar dolar (setara Rp 300 trilyun). Pos Metro menulis Rp 300 milyar.

Warga Kota Padang tentu pantas bersuka cita menyambut angin segar dari Teluk Arabia itu. Sebab, dibandingkan investasi Pemrpov Sumbar yang kini sedang berjalan, antara lain, pembangunan Jalan dari Jembatan Siti Nurbaya ke Air Manis-Teluk Bayur, jalan kembar by pass, poryek jeti dan Pantai Padang, jembatan Andalas, ply over Duku, dan sebagainya, investasi Dubai itu sungguh luar biasa.

Wajar kalau Walikota Padang ingin kota ini menjadi kota metropolitan dua dahun yang akan datang (Haluan 16/4). Dengan investasi Rp 300 trilyun bisa mengubah wajah kota Padang untuk 40 tahun ke depan. Dana sebanyak itu bahkan bisa membangun sekitar 750 pabrik semen kapasitas 2,5 juta ton. Sebab, pabrik baru yang direncakana PT. Semen Padang hanya berharga 440 juta dolar.

Sejodohkah Dubai Gropu dengan Padang? Pertanyaan ini penting. Soalnya, menurut Indonesian Commercial Newsletter, Dubai Group yang mengelola dana sekitar 40 milyar dolar, ketika datang ke Indonesia dan bertemu Wakil Presiden JK September 2008 lalu hanya mau berinvestasi di bidang jasa perbankan syariah. Ini salah satu strategi investasi utama mereka di Indonesia dan Afrika. Begitupun menurut Thomas Volpe, CEO Dubai Group, mereka hanya menyediakan dana 1 milyar dolar untuk berinvestasi di perbankan syariah Indonesia.

Ketika berkunjung ke Batam 5 Juni 2008 lampau, Dubai Group yang didampingi Duta Besar Indonesia untuk UEA, M Wahid Supriyadi, meneken MOU investasi untuk perusahaan galangan kapal Batam Maritim Centre di Kabil. Nilai kontraknya cuma 500 juta dolar AS atau sekitar Rp 4,9 trilyun.

Menurut Majalah GATRA edisi 11/3/ 2009, Dubai kini mengalami krisis keuangan akibat krisis global. Dubai harus membayar utang 15 milyar dollar yang jatuh tempo Maret tahun ini sehingga Bnank Central UEA turun tangan mengucurkan 20 milyar dollar. Duit itu digunakan mereklamasi pantai jadi kawasan real estae mewah berbentuk pohon palam bernama Jumeira Palm, dan gedung pencakar langit 80 lantai bernama Burj Dubai yang belum laku terjual. Sementara kota setara Newyork dengan delapan jalur jalan yang sedang dibangun terancam jadi kota mati. Padahal ini dimaksudkan jadi sumber keuangan menghadapi sumber minyak yang kian menipis. PHK pun berjatuhan. Kini sekitar 1.500 pekerja sehari meninggalkan negara itu.(*)

2 Balasan ke Angin Segar Dari Dubai

  1. Assalamualaikum saudara Fachrul, nama saya Abdul Aziz dari Malaysia tetapi bekerja sebagai R&D Manager di Bangkok; saya terlihat nama Azmi Morsidi dari Malaysia diatas, dan saya salah saorang sahabat beliau sejak 10 tahun dahulu semasa saudara Azmi masih belum berpindah ke Dubai. Saya telah putus hubungan dengan beliau, tetapi teringin menyambung kembali sillaturrahim ini, dan kalau dapat berhubung saya ingin membuat perjalanan ke Dubai menziarahi beliau, Saya sangat2 berharap bapak Fachrul dapat memberi data / kontak saudara Azmi atau memberi data saya kepada beliau. Diatas jasa baik saudara Fachrul, saya dahalui dengan ribuan terima kasih. Aziz

    • fachrulrasyid mengatakan:

      Terimakasih atas kunjungan anda. Sdr. Aziz, informasi tentang Azmi saya dapatkan dari surat kabar. Saya sarankan menghubungi Website Kota Padang atau facebook Fauzi Bahar, Walikota yang menyambut beliau dulu. Terimakasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: