Saatnya PT SP Bangun Pabrik Baru

Komentar Singgalang 17 September 2010

Oleh H. Fachrul Rasyid HF

PT. Semen Padang (SP) dalam usia 100 tahun kini memiliki empat pabrik semen dengan kapasitas 5.240.000 ton/tahun. Tahun 2010 ini terget produksi akan ditingkatkan  sekitar 8 persen hingga 6,2 juta ton untuk merespon peningkatan pasar semen. Ini memperlihatkan dalam situasi pasar yang relatif normal PT. SP harus menggenjot produksi di atas kapasitas.

Padahal kini ada rencana pembangun jalan tol Lintas Sumatera yang nanti   membutuhkan semen dalam jumlah sangat besar. Kepastian akan dibangunnya jalan tol tersebut dituangkan dalam Sk Menteri PU Djoko Kirmanto No. 631/ KPTS/M/2009 tanggal 31 Desember 2009. Sebelumnya Rapat Kerja Gubernur se-Sumatera 21 Desember 2009 di Pekanbaru juga telah merekomendasikan agar tiap daerah yang akan dilalui jalan tol itu segera membebaskan lahan yang diperlukan.

Studi kelaikan jalan tol Lintas Sumatera sepanjang 2.979 kilometer dari Bakahuni di Lampung hingga Banda Aceh sudah dirampungkn Badan Kerja sama Internasional Korea/ Korea International Cooperation Agency (Koica) bersama The Korea Transport Institute, dan sejumlah perusahaan konstruksi asal Korea Selatan sejak Juli 2008 hingga Agustus 2009. Hasil studi diserahkan secara simbolis oleh Project Manager Research Associated of Koica Jo Juan Hang kepada Direktur Bina Program Kementerian PU, Haris Batubara 20 Agustus 2010 lampau.

Rencana/skenario pembangunan jalan tol trans-Sumatra ini adalah sebagai berikut : Tahun 2010-2014 dari Babatan -Tanginenang (50 km), Indralaya-Palembang (22 km) Pekanbaru-Dumai (135 km) dan Tebing Tinggi-Binjai ( 76 km). Kemudian tahun 2015-2019 Lampung-Palembang (358 km) Pekanbaru-Medan (548 km). Tahun 2020-2024 Palembang-Pekanbaru (610 km) dan Pekanbaru-Padang (242 km). Disusul tahun 2025-2029 pembangunan jaln tol Medan-Aceh (460 km) Palembang – Bengkulu (303 km) dan Medan-Sibolga ( 175 km)

Namun menurut informasi yang berkembang skenario itu bisa berubah sesuai  pertimbangan prioritas dan pertumbuhan ekonomi di tiap daerah. Pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat  selam lima tahun terakhir dan peningkatan arus kendaraan dari Sumatera Barat ke Riau salah satu yang dipertimbangkan untuk memprioritas pembangunan jalan tol Padang –Pekanbaru, dimulai tahun 2014.

Bagaimanapun realisasinya, rencana pembangunan jalan tol itu jelas merupakan  peluang dan sekaligus tantangan yang perlu mendapat perhatian Direksi dan Komisaris  PT. SP. Kalaupun pembangunannya dimulai dari Sumatera Selatan, atau dari provinsi Riau dan Sumatera Utara, toh daerah tersebut selama ini merupakan pasar utama semen PT. SP. Dan, kapasitas pabrik yang ada pasti tidak akan mampu melayani kebutuhan semen jalan dan jembatan tol tersebut.

Maka, sesuai perkembangan pelaksanaan proyek itu tampaknya sudah saatnya PT. SP merencanakan pabrik baru yang diharapkan bisa rampung dua atau tiga tahun ke depan di saat mana pekerjaan jalan tol mulai membutuhkan semen dalam jumlah besar.

Dilihat dari tahapan rencana pembanguna jalan tol Lintas Sumatera ini tentu PT. SP secara bertahap boleh menyiapkan dua pabrik baru masing-masing dengan kapasitas produksi setidaknya 2.300.000 ton/ tahun setara dengan Pabrik Indrung V. Dengan demikian PT. SP sebagai pabrik semen tertua di Indonesia  akan mampu menjadi tuan di Sumatera tanah kelahirannya. Selain itu, dengan pabrik yang baru PT. SP tentu juga akan menampung ribuan tenaga kerja baru di daerah ini.

Tapi kalau PT. SP tak mempersiapkan diri dari sekarang  tentulah peluang ini akan direbut perusahan semen lain. Bahkan pasar PT. SP sendiri bisa  “diintervensi” semen lain seperti semen Tiga Roda yang selama ini sudah menampakkan dirinya di berbagai pojok Kota Padang.

Kita percaya pengurus PT. SP tentulah telah membaca perkembangan ini Maklum, PT. SP punya semboyan ”kami telah berbuat saat orang lain masih memikirkannya”. Dan, tentu,  PT. SP tak mau kalau semboyan itu berubah bunyi ,”kami masih berfikir saat orang lain telah berbuat”. Tak sedap, bukan? (*)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: