Bayangan di Balik Gerindra

Fokus Minggu Harian Haluan 22 Maret 2009

Oleh Fachrul Rasyid HF

Seungkap kalimat Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra, Letjen (Pur.) Prabowo Subianto saat berkampanye di di Danau Cimpago, Purus V Padang, Kamis (19/3-09) agaknya mengusik pengalaman sejarah masyarakat Sumatera Barat. Probowo seperti dikutip padangmedia.com mengatakan, bahwa ia menaruh perhatian besar terhadap masyarakat Sumatera Barat. Sebab, katanya, dulu di zaman PKI ia dilindungi oleh masyarakat Sumatera Barat.

Sayang padangmedia.com tak mencari tahu kenapa Probowo sampai di Sumatera Barat di zaman Partai Komunis Indonesia (PKI) itu dan mengapa ia dilindungi masyarakat Sumatera Barat. Padahal Prabowo mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (1996–1998) dan Panglima Komando Cadangan dan Strategi TNI Angkatan Darat (1998) lahir di Jakarta 17 Oktober 1951.

Agaknya zaman PKI yang dimaksud adalah sekitar tahun 1958 sampai 1960 atau saat ia berusia sekitar 7 dan 9 tahun.  Kala itu di Sumatera Barat dan beberapa daerah lain, terjadi pergolakan Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI). Pimpimpinan militer PRRI di Sumatera Barat adalah almarhum Kolonel Ahmad Hosen.

Perjuangan PRRI pada prinsipnya adalah menuntut pemerataan pembangunan dan otonomi daerah seperti yang telah dilaksanakan sejak 10 tahun terakhir, kepada Presiden Soekarno yang pemerintahannya kala itu didominasi PKI. Karena itu perjuangan PRRI bukan hanya berupa gerakan militer tapi juga gerakan politik dari dua partai besar waktu itu, yakni Partai Majelis Syura Muslimin Indonesia (Masyumi) dan Partai Sosialis Indonsia (PSI).

Tokoh penting di balik PRRI itu adalah almarhum Dr.Mohammad Natsir, ketua Partai Masyumi itu sendiri yang memang didukung mayoritas masyarakat Sumatera Barat. Tokoh PSI yang terlibat PRRI diantaranya adalah almarhum Prof.Dr. Soemitro Djojohadikoesoemo yang tak lain adalah ayah  Probowo Subianto. Keduanya memilih basis perjuangannya di Sumatera Barat.

Tentu di saat pak Soemitro (akrab disapa pak Mitro saja) berada di Sumatera Barat itulah Prabowo berada di Sumatera Barat. Jika ia mengaku dilindungi masyarakat Sumatera Barat karena memang ayahnya sendiri keluar masuk hutan berjuang bersama pejuang lainnya sebelum kemudian di akhir 1960 menyeberang ke Malaysia dan dilindung Perdana Menteri Malaysia Tengku Abdurrahman. Soemitro kembali ke Indonesia sekitar tahun 1967/1968 setelah dijemput Presiden Soeharto. Begawan ekonomi itu kemudian diangkat jadi Menteri Perekonomian dan berlanjut jadi Menko Ekonomi Keungan dan Perindustrian.

Sementara Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon, SS, MSc lahir di Jakarta 1 Juni 1971 adalah putera asal Payakumbuh salah satu basis perjuangan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) dan basis perjuangan PRRI. Wartawan Tabloid IQRA dan Majalah Suara Hidayatullah (1990-1991) ini sejak dari mahasiswa sudah bersentuhan dengan organisasi pelajar dan mahasiswa Islam. Fadli Zon kini Ketua HKTI, juga Ketua Yayasan Peduli Perjuangan PDRI Jakarta dan Anggota Dewan Pakar Gebu Minang.

Tidaklah mengherankan jika Fadli Zon kemudian tercatat sebagai salah seorang pendiri dan pernah menjabat Ketua DPP Partai Bulan Bintang yang mendeklarisikan diri sebagai penjelmaan kembali partai Masyumi. Karena itu partai tersebut menamakan diri Partai Bulan Bintang lambang yang dulu digunakan partai Masyumi.

Tidak berlebihan kiranya kalau bersatunya Prabowo dan Fadli Zon dalam Partai Gerindra membayangkan lintasan sejarah kalaboarsi Partai Masyumi dan PSI itu. Dan itu pasti bukan untuk menjelmakan kembali PRRI. Sebab, otonomi sudah terujud meski kesejahteraan rakyat yang dijanjikan otonomi itu baru sampai pada nama partai. Bersatunya Prabowo dan Fadlizon, paling tidak, dari membaca visi dan misinya kemudian iklan dan pidato kampanyenya, menjangkau tujuan otonomi sebagaimana bunyi bait-bait awal lagu mars Masyumi: Di bawah Masyumi rakyat hidup makmur (*)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: